Nyamuk adalah hewan serangga yang termasuk dalam ordo Diptera, dan tergolong dalam famili Culicidae; genus yang berada dalam kelompok ini mencakup Anopheles, Culex, Psorophora, Ochlerotatus, Aedes, Sabethes, Wyeomyia, Culiseta, dan Haemagoggus untuk jumlah keseluruhan sekitar 35 genera yang merangkum 2700 spesies.

Nyamuk harimau Asia
(Aedes albopictus)

Nama ilmiah : Aedes albopictus (Stegomyia albopicta)
Family : Culicidae
Order : Diptera
Phylum : Arthropoda
Kingdom : Animalia

Nyamuk harimau Asia (Aedes albopictus)/ Nyamuk kebun
Yang dapat menularkan lebih dari 20 virus fatal memberi banyak mimpi buruk pada negara-negara Eropa. Hal itu disampaikan Soeren Metelmann, seorang ahli dari universitas yang berbasis di Liverpool, Inggris.

“Untuk negara-negara seperti Italia, Prancis dan Spanyol, ini sudah merupakan skenario yang sangat buruk. Mereka tidak dapat menghilangkan nyamuk harimau Asia lagi, mereka hanya mencoba mengurangi jumlah nyamuk dan meminimalkan efek,” ucapnya, seperti dilansir Anadolu Agency.

“Nyamuk harimau Asia dapat menularkan lebih dari 20 virus berbeda, seperti demam berdarah, chikungunya, Zika, demam kuning, dan juga beberapa cacing filaria, seperti cacing jantung anjing,” sambungnya. Nyamuk asli daerah tropis dan subtropis di asia tenggara: namun, dalam beberapa dekade terakhir, spesies ini telah menyebar ke banyak negara melalui pengangkutan barang dan perjalanan internasional. Nyamuk ini punya ciri khas belang putih pada kaki dan tubuhnya.

 

Nyamuk demam berdarah
( Aedes Aegypti)

Ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti pembawa virus DBD dapat dibedakan dari bentuk dan corak warnanya. Dengan mengetahui ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti, Anda bisa mengenalinya dengan mudah dan mulai waspada jika menemukan banyak nyamuk jenis ini berterbangan di lingkungan sekitar rumah Anda.
Nyamuk Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah. Uniknya, hanya nyamuk Aedes aegypti betina yang menyebarkan virus tersebut, sedangkan nyamuk jantan tidak. Selain virus dengue, nyamuk Aedes aegypti juga membawa virus zika, chikungunya, dan demam kuning.

Nyamuk Aedes aegypti diduga berasal dari benua Afrika. Penyebaran virus oleh nyamuk Aedes aegypti mudah sekali terjadi di negara beriklim tropis, seperti Indonesia, terutama saat memasuki musim hujan. Hal ini karena curah hujan yang tinggi membuat kondisi lingkungan sangat mendukung bagi nyamuk untuk berkembang biak dan meneruskan daur hidupnya.

Ciri-Ciri Nyamuk Aedes Aegypti
Ada beberapa ciri khas dari nyamuk Aedes aegypti, yaitu:

Ukuran dan warna tubuh nyamuk
Nyamuk Aedes aegypti mudah dikenali melalui warna dan bentuknya. Ciri khas nyamuk ini adalah ukurannya yang kecil dan memiliki tubuh berwarna hitam dengan belang putih di sekujur tubuhnya. Nyamuk Aedes aegypti dapat terbang sejauh 400 meter, sehingga penyebaran virus dengue dapat terjadi hingga jarak yang jauh dari tempat nyamuk bersarang.

Senang berada di air yang bersih
Nyamuk Aedes aegypti bersarang dan bertelur di genangan air yang jernih. Di dalam rumah, nyamuk ini banyak ditemukan berkembang biak di tempat penampungan air, misalnya bak mandi, vas bunga, talang air, atau tempat minum hewan peliharaan. Nyamuk ini juga dapat bersembunyi di sudut rumah yang minim cahaya, seperti kolong tempat tidur atau di balik lemari. Di luar rumah, nyamuk ini bersarang dan berkembang biak di tangkai atau lubang pohon.

Aktif di pagi dan sore hari
Ciri khas lain dari nyamuk Aedes aegypti adalah waktu gigitannya. Nyamuk ini aktif mencari mangsa dan mengigit manusa di pagi hari (sekitar 2 jam setelah matahari terbit) dan sore hari (beberapa jam sebelum matahari terbenam). Kendati demikian, bukan tidak mungkin nyamuk Aedes aegypti menggigit pada malam hari.
Gigitan nyamuk Aedes aegypti pun terkadang tidak disadari, sebab nyamuk ini biasanya menghampiri dari belakang tubuh dan menggigit di bagian siku atau pergelangan kaki.

Mencegah Perkembangbiakan Nyamuk Aedes Aegypti
Cara tepat untuk mencegah DBD atau perkembangan nyamuk Aedes aegypti adalah dengan menerapkan 3M, yaitu:

  • Menutup rapat tempat penyimpanan air.
  • Menguras tempat penampungan air secara rutin, setidaknya seminggu sekali.
  • Mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menyebabkan air menggenang.

Selain itu, tindakan pencegahan tambahan juga perlu Anda lakukan untuk mencegah penyebaran virus melalui nyamuk ini, antara lain dengan:

  • Memasang kawat antinyamuk di jendela dan pintu rumah.
  • Menyebarkan bubuk larvasida di tempat penampungan air.
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk.
  • Menggunakan kelambu saat tidur.
  • Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.

Selain melakukan berbagai cara di atas, Anda juga bisa menggunakan losion antinyamuk atau menggunakan obat nyamuk dalam bentuk semprot, obat nyamuk bakar, dan elektrik. Namun, penggunaan obat nyamuk harus dilakukan secara hati-hati jika terdapat bayi, anak-anak, atau penderita asma di dalam rumah.

Cara lain yang dapat dilakukan untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti adalah dengan melakukan fogging atau pengasapan. Namun, biasanya fogging baru akan dilakukan jika terdapat laporan peningkatan kasus demam berdarah di sekitar tempat tinggal Anda.

Penyakit demam berdarah kini juga bisa dicegah dengan pemberian vaksin DBD, meskipun belum ada penelitian yang membuktikan bahwa vaksin DBD lebih efektif daripada langkah pencegahan DBD lainnya, seperti fogging dan 3M.

Jadi, tetap lakukan langkah pencegahan DBD yang utama, yaitu dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk Aedes aegypti.

 

Baca Juga: Yuk Ketahui Bahaya dan Cara Mengusir Kecoa di Rumah

Culex pipiens

Nama Umum : Nyamuk Rumah
Kategori Spesies : Serangga Terbang
Famili : Culicidae

Deskripsi: 
2 jenis spesies :
Culex pipiens (Common House Mosquito)
Culex quinquefaciatus (Southern House Mosquito)

Ringkasan
Nyamuk dewasa rata-rata memiliki panjang 4-8mm; tidak melebihi 16mm. Kepala menerima semua informasi sensorik dan fitur belalai menggigit betina. Sayap dapat terbang untuk waktu yang lama dan mereka menciptakan suara khas yang sering menunjukkan kehadiran mereka.

Perilaku:
Nyamuk ini menyukai cuaca hangat tetapi beristirahat selama cuaca sangat panas. Mereka aktif mulai dari senja hingga fajar.

Nyamuk ini tertarik pada makanan walaupun pada jarak jauk yang disebabkan dengan adanya :

  • Cahaya
  • CO2
  • Bau

Mereka adalah serangga terbang yang lemah dan menjadi tidak aktif dalam kondisi berangin. Hanya nyamuk betina yang menggigit, membutuhkan darah untuk mendapatkan nutrisi untuk perkembangan telurnya. Nyamuk jantan bertahan hidup dengan menghisap nektar dan zat manis lainnya. Ketika nyamuk betina menggigit, mereka menyuntikkan air liur dengan anti-koagulan untuk mencegah pembekuan darah dan memblokir belalai mereka. Nyamuk betina menyimpan banyak berat badan dari darah inangnya.

Penyebaran:
Biasanya pada daerah beriklim hangat, nyamuk rumah tersebar luas di Malaysia.

Habitat:
Tahap larva dan pupa yang beraktivitas pada lingkungan berair. Tempat perkembangbiakan mungkin sangat kecil – kolam air dekat dengan rumah atau sungai di dekatnya. Nyamuk yang paling sering ditemukan di luar rumah, berdekatan dengan tempat aktivitas.
Mereka akan menempuh jarak jauh mencari makanan atau lokasi yang baik untuk bertelur. Nyamuk betina kemudian akan masuk ke dalam sebuah ruangan dan sering kali menyerang korban saat mereka beristirahat.

Resiko:
Nyamuk dapat menjadi hama pengganggu dengan gigitannya tapi beberapa dapat menyebabkan reaksi alergi dan menyebabkan infeksi sekunder ketika mengenai korban yang tergores luka. Nyamuk betina bertindak sebagai vektor dan dapat menularkan penyakit yang mengancam jiwa seperti virus West Nile, filariasis (elephantitis), dan ensefalitis.

Anopheles

Nama Umum : Nyamuk Malaria
Kategori Spesies : Serangga Terbang
Famili : Culicidae

Deskripsi :
Mencakup 4 spesies :

  • Anopheles balabacensis
  • Anopheles gambiae
  • Anopheles stephensi
  • Anopheles maculatus

Nyamuk dewasa memiliki tubuh langsing yang terbagi menjadi tiga bagian: kepala, dada, dan perut. Kepala digunakan untuk makan dan memperoleh informasi sensorik, terkadang thorax digunakan untuk bergerak, dan perut untuk pencernaan makanan dan pengembangan telur.
Nyamuk Anopheles dapat diidentifikasi dengan posisi istirahat khas mereka di mana perut mereka tetap di udara sejajar dengan permukaan di mana mereka beristirahat.

Perilaku:
Sebagin besar nyamuk Anopheles aktif saat senja dan fajar, dan ada pula yang aktif di malam hari. Mereka adalah serangga terbang yang lemah dan menjadi tidak aktif dalam kondisi berangin.

Hanya nyamuk betina yang menghisap darah untuk pengembangan telur. Nyamuk ini dapat menghasilkan sekitar 50-200 butir telur per oviposisi. Telur diletakkan secara tunggal di atas air dan akan menetas dalam waktu 2-3 hari. Dalam kondisi tropis, dibutuhkan 10-14 hari untuk perkembangan telur menjadi dewasa.

Nyamuk betina dapat hidup sampai satu bulan sedangkan nyamuk jantan dapat hidup sampai satu minggu.

Penyebaran:
Ditemukan di seluruh dunia kecuali Antartika.

Habitat:
Tahap larva dan pupa yang beraktivitas pada lingkungan berair. Tempat perkembangbiakan mungkin sangat kecil – kolam air dekat dengan rumah atau sungai di dekatnya. Nyamuk yang paling sering ditemukan di luar rumah, berdekatan dengan tempat aktivitas.

Resiko:
Selain menjadi hama, nyamuk Anopheles betina dapat menularkan penyakit yang mengancam jiwa terutama Malaria ketika memakan korbannya.

 

Managed by: Kalvri Digital

Leave A Comment

All fields marked with an asterisk (*) are required